Menepi


Aku sangat ingin menepi

Setelah begitu lelah berlari

Teringat di persimpangan jalan itu

Aku terlalu gegabah mengambil langkah

Bersandar pada pohon yang salah

Tanpa menyadari di sana banyak sekali onak yang mengitari

Salahku

Tak pernah mau mengerti

Sakitnya saat terluka

Pedihnya saat luka itu meradang, menganga

Setengah mati rasanya

Aku sangat ingin menepi

Bukan untuk berhenti

Sekedar memaknai kerasnya perjuangan dan pengorbanan

Yang selalu menjadi sekotak alasan untuk terus bertahan

Seperti biasa

Aku akan kembali berlari

Setelah mentari esok pagi berikanku semangat baru

Untuk hilangkan bayangan gelap itu dari hidupku

Iklan

2 thoughts on “Menepi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s